Telepon genggam yang awalnya diciptakan hanya untuk memudahkan jalinan komunikasi antar manusia, kini berubah total menjadi smartphone yang serba bisa. Bahkan smartphone yang kita gunakan tanpa sadar menjadi alat yang bisa memasukkan kita menjadi golongan orang-orang yang dicintai Allah SWT atau golongan orang yang dibenci Allah SWT.
Setiap orang tentu ingin sukses. Budaya instan mendorong orang mengejar dan menggapai kesuksesan dengan cepat. Sebenarnya, kita butuh berproses. Bagaikan membangun rumah, kita perlu membangun fondasi yang kokoh terlebih dulu.
Kau adalah si mata sipit yang rela berlayar berbulan-bulan lamanya dari Tiongkok untuk sampai ke tanah tempat madu dan cendana dilimpahkan penguasa langit dan bumi. Bukan!Cendana adalah wujud dari tubuh putri raja Oenam yang rela mati untuk sebuah keharuman tulang belulang.Waktu, dengan cepat atau lambat pada akhirnya melabuhkan hatimu di kota kecil nan permai ini.Tempat sang raja menerimamu de…