Lusi Lindri menjalani kehidupan penuh warna di balik dinding istana yang menyembunyikan banyak rahasia dan intrik jahat. Sebagai istri seorang perwira mata-mata Mataram, ia mengetahui banyak hal, bahkan dapat dikatakan terlalu banyak. Semakin lama, nurani Lusi Lindri semakin terusik, karena ia melihat kezaliman junjungannya.
Wibawa dan harga diri Tumenggung Wiraguna hancur ketika Roro Mendut menolak dijadikan selirnya. Ia pun makin murka ketika Roro Mendut diketahui telah memiliki kekasih bernama Pranacitra.
Manusia tak pernah bisa menentukan modal lahir seperti apa. Dia hanya berhak melakukan apa yang dianggapnya paling baik untuk menemukan jalan hidup terbaiknya. Zaman dulu orang hanya diberi cerita jika jalan hidupmu mulai dan berakhir sebagai kodok, ya terima saja!