Buku ini berisi tentang surat2 yg dikirim oleh2 anak kepada Frank B. Wize. Frank adalah seorang penulis kolom nasihat untuk anak2. surat2 tersebut berisi tentang masalah yg dialami anak2 yg intinya tentang toleransi. Dlm buku ini Frank jg memberikan nasihat ttg apa yg harus dilakukan dan tdk dilakukan oleh anak2 tersebut.
Buku ini berisi tentang surat2 yg dikirim oleh2 anak kepada Frank B. Wize. Frank adalah seorang penulis kolom nasihat untuk anak2. surat2 tersebut berisi tentang masalah yg dialami anak2 yg intinya tentang kerja sama. Dlm buku ini Frank jg memberikan nasihat ttg apa yg harus dilakukan dan tdk dilakukan oleh anak2 tersebut.
Namanya Irwan Gemintang. Siswa SMA Negeri 42 Jakarta ini adalah organisator sejati. Cerdas juga. Makanya, dia bisa bikin keok seniornya yang sok galak yang namanya Indah Permatasari dalam acara debat bersama siswa baru> Alhasil setelah acara ini Indah menyatakan ingin mengenal Irwan lebih sekat.
Bagaimana mungkin? Bagaimana mungkin orang yang selama ini begitu disayanginya dan dipanggilnya 'ayah' ternyata adalah pembantai seluruh keluarganya? Orang itulah yang turut menembakkan senjatanya ke arah tumpukan mayat di sudut ruangan, merenggutnya dari gendongan pengasuhnya, lalu membawanya kabur. Orang itu seharusnya membunuhnya pula ketika itu.
Kehilangan pendengaran tak hanya membuat penyandangnya mengalami hambatan dalam hal mendengar dan berbicara, tetapi juga menyeret segudang permasalahan lain. Mereka mengalami ketunaan dalam hal mendengar dan juga bicara, otomatis, mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungannya.
Buku ini adalah hasil karya kolaborasi 62 penulis-penulis muda dengan cerita diantarany : Pengamen dan Janjinya, Titik tidak bisa kembali, Warna-warni senja milik Serenata dll.