Sekalipun telah melalui refleksi bathin,permohonan petunjuk (munajat) kepada Allah SWT,saran dan pendapat dari orangtua dan para sahabat dekatnya di pesantren Tegal Jadin,Iqbal belum berani memutuskan sendiri siapakah yang akan dipilih untuk menjadi pendamping hidupnya .
Tak setiap orang akan mampu tetap sebagai muslim dan muslimah yang teguh iman dan cintanya kepada Allah Swt. di kala dia harus hidup berdampingan dengan lembah prostitusi yang penuh kemaksiatan, kejahatan, dan kekufuran.
Namaku Hardi Kobra. Kalau ada orang yang mengaku preman, penjudi, pembunuh, pemabuk suatu kawasan di Jakarta ini yang tak gemetar kala disebut namaku, pastilah dia orang yang baru di sini. Jika diadakan status jabatan presiden untuk dunia hitam ini maka akulah presidennya!